hmmm sempet baca buku sebelum saya berangkat KP…

ada yang menarik,,buku ini bercerita ttg dajjal yang dibawa ke tempat dia di akhirat (yang mana menurut buku ini adalah di neraka jahanam)…disini dajjal bertemu dengan iblis yang sudah menunggu2 dari tadi..

(maaf kata – katanya g persis bgt soalnya buku saya ketinggalan,,tapi intinya sama ko)

iblis : akhirnya anda datang juga wahai pemimpin kejahatan

dajjal : apaan! bukannya kamu si pemimpin kejahatan!!

iblis : wuah jaman berkembang bos…setan sekarang udah ga ada apa2nya kalo dibanding manusia…contohnya nih ya pernah ada seorang setan sampai membentur2kan kepalanya ke tembok gr2 dia merasa malu sama manusia. Ceritanya ada orang yang korupsi uang perusahaan,,setan ini lalu membisikkan untuk menimbun uang untuk sementara waktu sampai waktu aman baru digali lagi. Manusia itu hanya tertawa dan dengan cerdasnya dia transfer uang itu ke rekening yayasan dia sebagai dana bantuan..

Iblis : ya manusia telah menjelma menjadi pemimpin kejahatan yang baru, dan anda adalah pemimpin manusia

manusia jahat.

———————————————————————————————————————————————–

hmmm mungkin teman2 bertanya2 pas saya kasih contoh yang “transfer ke yayasan” itu,,mulai dari “loh apa ga ketauan ya itu mah” sampe yang “trus itu emg prusahaan nya g curiga uang ke yayasan itu buat apa”

yah sebenernya saya juga agak ga ngerti sama contoh ini,,tp ini cnth yang diberikan penulis..inti dari percakapan di atas adalah bahkan setan pun merasa malu sama manusia dalam hal berbuat kejahatan,,mereka merasa cara mereka sudah ketinggalan jaman, manusia dengan segala kemajuan pikiran dan teknologinya telah menciptakan bentuk – bentuk kejahatan yang tidak pernah terpikirkan oleh setan sebelumnya…

hmmm gatau lah ya ini benar atau salah (toh kita gbs baca pikirannya setan), tapi ini membuat saya berpikir…apakah benar sekarang ini setiap kejahatan yang kita lakukan adalah hasil hasutan setan? ataukah memang benar pendapat di atas bahwa manusia berbuat jahat adalah karena buah pemikirannya sendiri.

berita dari medan membuat saya teringat kembali tentang hal ini.

Seorang anak kecil diminta ibunya untuk menagih hutang kepada pemilik salon yang menjadi tetangganya.

Setelah beberapa lama anaknya tidak pulang2,,ibunya khawatir dan memutuskan untuk menyusul anaknya.

Alangkah terkejutnya sang ibu ketika melihat anaknya sudah tergantung di pagar salon tersebut (bajunya disangkutin ke pagernya,,jadi kaya jemuran tapi bajunya masih dipake si anak).

Yang mengenaskan..keadaan si anak dalam keadaan tidak bernyawa dengan bersimbah darah dimana2,,

Berita itu menjelaskan bahwa sang anak disodomi oleh 2 orang pemilik salon (2 orang ini katanya banci,,jadi aja maen sodomi) lalu dibunuh dan digantung di pagar…

Apakah 2 orang ini melakukan itu karena hasutan setan? atau karena emosi karena ditagih utang dan ada mangsa empuk sehingga logika mereka mengarah kepada hal tersebut?

yah silahkan nilai sendiri…benar atau salah berita ini tidak bisa saya jamin,,saya hanya berbagi pandangan si penulis buku ini…tapi benar atau salah,,ingat setiap kita akan berbuat sesuatu, ada malaikat di kanan kiri kita yang Insya Allah siap mencatat dan melaporkan ke Yang Di Atas..yah sama2 saling mengingatkan lah ya,,tolong selalu ingatkan saya juga,,saya juga pengen masuk surga🙂