udah lama ga nulis euy,,gara2 kesibukan KP (yang mana adalah sedikit bikin laporan dan banyak jalan2 ahahah)

tergelitik tentang fenomena paul si gurita dan deddy si cobuzier…

dua – duanya sama – sama meramalkan hasil piala dunia…

dua – duanya pun sama – sama berhasil…

tapi perlakuan terhadap mereka berbeda…

Paul disanjung – sanjung sedangkan deddy dicela..

(ya kalo untuk yang kasus deddy sih saya cuma liat reaksi di indonesia aja ya,,soalnya emg ruang lingkupnya segitu)

paul dianggap memiliki kemampuan meramal yang hebat,,bahkan bisa dibilang makhluk paling terkenal di piala dunia kemarin bukanlah iniesta sang pencetak gol kemenangan,bukan pula diego forlan sang pemain terbaik turnamen,,tapi paul lah makhluknya.

Deddy? berapa banyak lah pemberitaan di dunia maya mengenai kebohongan yang belum tentu kebenarannya itu..

apa karena deddy orang indonesia?

kalo gitu bener kata salah satu dosen saya, Pak Tatang yang bilang kalau negara indonesia adalah negara kepiting

kepiting, menurut pak tatang,ketika ditaruh dalam suatu wadah bersama dengan kepiting2 yang lain. DIsaat ada 1 kepiting yang ingin keluar dari wadah,,kepiting2 yang lain akan menarik kepiting itu untuk jatuh lagi ke wadah..

apakah seperti itu untuk kasus deddy ini?
deddy telah berhasil meramal siapa yang juara dunia,,bahkan sampai skornya. dan itu dia lakukan di awal piala dunia bergulir yang mana kemungkinan tim yang juara masih ada 32 tim.

tapi banyak yang mencibir,,malah banyak berita yang saya baca mengatakan dia pembohong,,bahkan kalah dari paul si gurita yang meramal satu di antara 2 tim yang mana brati kemungkinan paul berhasil adalah 50%.

mengapa kita tidak bisa mengapresiasi kesuksesan deddy,,mengabarkan keberhasilan dia,,agar dunia luar juga tahu kalau di indonesia ada orang hebat lho..Nama indonesia pun akan menjadi harum..

Oke banyak yang mempertanyakan kenapa deddy mengungkap ramalannya setelah pertandingan…bayangkan kalau deddy mengatakan di awal spanyol juara,,mau tidak mau pikiran kita akan sedikit mempercayai ramalan dia,,dan kita pun tidak akan menikmati pertandingan dengan nyaman karena kita sudah tahu siapa pemenangnya.

oke disini pun saya tidak tahu deddy berbohong atau tidak,,karena hanya dia dan Tuhan yang tau,,tapi mengapa kita begitu mudahnya berprasangka buruk pada saudara sebangsa kita,,

kalau mau berprasangka buruk pun paul bisa didebat kehebatannya…

bagaimana kalau ada peramal hebat di negeri asal paul. dia sudah meramalkan siapa pemenang belanda vs spanyol,,dia taruh makanan kesukaan paul di kotak spanyol..otomatis lah paul akan makan dari kotak spanyol…

apakah itu benar? belum tentu..

seperti itu juga kebohongan yang dituduhkan oleh publik,,ya belum tentu…bisa benar bisa salah…

tapi kenapa sih kita bisa segampang itu menuduh yang tidak2 sama saudara sebangsa kita,,,sampe mencari – cari kesalahan dia,,ga bisa ya kita percaya aja sama deddy,,toh udah berapa atraksi coba yang membuktikan klo deddy emg punya mental yang lebih (dia mentalis kan)…

toh kalau dia berhasil pun,,emang akan mengganggu kehidupan kita?

kalau kita ga bisa bermanfaat buat orang lain,,minimal kita jangan merugikan orang lain