tulisan kali ini terilhami oleh kisah nyata yang dialami saya sendiri…

ketika berbincang dengan Pak Mubiar terkait diskusi ide untuk rancang pabrik…

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Pak Mubiar : Ilmu yang berkembang selama ini salah..cenderung bersifat sekuler, belum memasukkan unsur agama/kepercayaan. konsep ilmu sekarang adalah,,manusia bertambah, tetapi sumber daya pendukung kehidupan manusia tidak bertambah. kalau begitu Tuhan itu tidak adil, Dia hanya baik pada kita tapi tidak baik pada anak cucu kita….nah kalau kalian beragama harusnya kalian ga sepakat sama konsep ini. Coba sumber daya apa yang bisa bertambah? air, tanah, udara semua tetap.

Saya, Riko, Mper : Hewan dan tumbuhan pak.

Pak Mubiar : Betul..coba biar hewan dan tumbuhan itu apa yang dibutuhkan?

Saya : Lahan yang lebih luas pak.

Pak Mubiar : Nah itu adalah jawaban dari ilmu yang salah selama ini,,mereka itu butuh ruang,bukan lahan

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

oke obrolan ini masih panjang,,saya singkat saja…

pasti teman2 bingung apa itu konsep ruang,,,saya pun sebenernya belum begitu paham, tapi Pak Mubiar memberi contoh seperti ini (menurut interpretasi saya).

1 tanaman singkong biasa dapat menghasilkan 5 kg  singkong. Jika ingin mendapatkan 50 kg singkong…bagaimana caranya?

Hal pertama yang terlintas oleh saya adalah tambah aja lahan nya! (seperti percakapan di atas)…

dipikir2 berarti butuh lahan yang 10x lebih luas ya…

tapi Pak Mubiar berkata seperti ini

“tanaman singkong itu kalau di sekitarnya ditanami semak belukar, satu tanaman akan menghasilkan 50 kg singkong”

wow!! oke itu pun mungkin membutuhkan lahan yang lebih luas,,tapi dijamin,,ga akan nyampe 10 kalinya…paling cuma jadi 2 kali nya…

sudah mulai menangkap tentang konsep ruang?

yak,,konsep ruang (yang saya tangkap) adalah bagaimana kita mengatur lingkungan hidup tanaman dan hewan sesuai dengan kebutuhannya.

memelihara ikan di akuarium mungkin salah satu contoh. Kita berusaha menambahkan tanaman air, oksigen, filter air, dan lain – lain…

dan hal tersebut mengantarkan kita ke judul tulisan ini “sulitnya mengaplikasikan konsep ruang”

yak,,saya sedang memelihara ikan di akuarium..dan itu sulit sekali…sebelum ini saya pernah memelihara ular,,,dan itu pun gagal…

sungguh se-sulit itu ternyata…

 

nb: sekali lagi konsep ruang disini adalah hasil interpretasi saya terhadap pembicaraan dengan Pak Mubiar, bukan murni konsep ruang menurut beliau. Jadi, kalau ada yang bener2 tau tentang konsep ruang dan saya ternyata salah,,itu murni kesalahan saya bukan salah Pak Mubiar :p