Waduhhhh. Telat banget nulis nih hari ini. Ini juga baru sampe kosan nih.

Hari ini mau nulis apa ya?

Oh iya. Hari ini dapet info membahagiakan ya. Tentang bapak joko widodo yang jadi walikota terbaik ketiga di seluruh dunia. Wow lingkupnya udah dunia.

Memang hebat bapak yang satu itu. Pertama kali saya dengar namanya itu mungkin sekitar tahun 2008 atau 2009 saya agak lupa. Saya inget banget itu lagi acara LKO HIMATEK. Angkatan 2007 yang saat itu jadi peserta diminta untuk membuat profil seorang pemimpin yang menjadi inspirasinya.

Dan teman saya yang asli solo bernama herdadi supriyo parbowo membuat profil tentang jokowi yang saat itu menjabat walikota solo. Saya sempat kaget sih. Ada orang yang membanggakan walikotanya. Padahal tidak ada satupun teman yang lain membuat profil tentang walikotanya.

Sampai ketika pemberitaan jokowi semakin banyak. Saya mengerti kenapa herdadi memilih jokowi sebagai tokoh inspiratifnya. Dan mungkin kalau sekarang diminta membuat profil tokoh inspiratif, pasti hampir semuanya akan membuat profil jokowi. Yang menarik ya. Jokowi itu justru mengingatkan saya sama sosok herdadi. Jadi saya yakin herdadi pasti akan menjadi seperti jokowi. Liat aja ya 20 taun lagi. Akan banyak yang membuat profil herdadi sebagai tokoh inspiratif.

Mengenai kepemimpinan jokowi. Saya sangat sangat setuju beliau sangat hebat dalam memimpin. Mungkin satu – satunyy pemimpin Indonesia yang saya akui kepemimpinannya sangat bagus. (waktu dari zaman pak karno sampai gus dur saya belum ngeh tentang kepemimpinan jadi saya ga menilai mereka deh. Walau saya sih mengakui pak harto memimpin dengan bagus).

Jokowi bisa memimpin dengan bagus karena menurut saya jokowi punya sesuatu yang saya namakan “mindset entrepreneur”. Mindset entrepreneur bukan hanya bagus digunakan untuk bisnis saja. Sangat bagus digunakan di semua aspek kehidupan. Dan jokowi membuktikannya.

Bahas sedikit aja deh ya tentang mindset ini dari pengalaman jokowi memimpin. Banyak sih contohnya. Tapi saya kasih seinget saya aja ya di tengah malam ini.

Yang pertama. Yang membuat saya kagum adalah program “rembug kota” nya jokowi waktu di solo. Tokoh – tokoh masyarakat solo diundang untuk diskusi solo mau dibawa kemana. Jokowi mendengarkan keinginan – keinginan rakyatnya. Jadi dia tau proyek apa yang harus dibuat.

Ibarat bisnis, jokowi itu melihat keinginan pasar seperti apa. Setelah tau ya dia buat aja produk yang sesuai keinginan pasar. Hasilnya? Produknya laku keras. Rakyat jadi merasakan hasil yang nyata. Karena keinginan mereka terpenuhi. Buktinya? Pemilu putaran 2 di solo jokowi dapet lebih dari 92% tanpa kampanye.

Kedua, communication skill. Dalam bisnis, punya produk bagus tapi gabisa masarinnya gimana? Nah dalam hal ini jokowi memberi contoh ketika penggusuran pkl dengan cara diskusi sebanyak 50sekian kali itu. Mungkin walikota – walikota sebelum jokowi punya rencana yang bagus tentang tempat yang awalnya diisi ratusan pkl itum entah dijadikan taman kota, lahan hijau, atau rencana lain. Tapi tidak ada yang berhasil menggusur pkl. Jokowi tau bagaimana komunikasi yang baik. Teknik komunikasi yang efektif gimana. Beliau tahu cara menjual “dagangannya” dengan baik.

Satu lagi aja deh ya tentang mindset entrepreneur. Nanti saya lanjutkan di tulisan berikut – berikutnya.

Yang ketiga, dan yang paling membedakan mindset entrep dengan mindset bukan entrep adalah : punya ide yang inovatif dan BENAR -BENAR DILAKSANAKAN. Ya jokowi melakukan action. Untuk point ini saya ambil contoh yang penggantian ketua satpol pp aja deh.

Jokowi punya ide inovatif “satpol pp harus jadi teman dan pelindung rakyat”. Caranya? “Hilangkan kesan seram”. Mungkin banyak yang kepikir konsep ini tapi yang membedakan jokowi dengan yang lain adalah jokowi benar – benar melaksanakannya. Dia ganti ketua satpol dengan seorang wanita yang penuh kelembutan. Apakah pilihan tersebut tanpa risiko? Jelas ada risikonya. Sangat besar malah. Rakyat yang secara mindset sudah tertanam ” ketua satpol pp iti garang” pasti akan sulit menerima perubahan yang tiba2. Tapi jokowi tetap jalankan. Hasilnya? Luar biasa!!!!!

Tidak banyak orang yang memiliki mindset entrep ini. Sebenernya saya agak malu sih nulis tentang ini. Lah saya bukan wiraswasta. Saya masih karyawan. Cuma penekanan tulisan ini adalah siapapun bisa punya mindset entrep. Dan mindset entrep bisa digunakan di semua aspek kehidupan. Karyawan yang bermindset entrep lebih baik daripada entrep bermental karyawan. Setidaknya begitu menurut saya. Mudah – mudahan ini bukan pembelaan saya yang masih belum menjadi entrep.

Akhir tulisan. Saya sampaikan ucapan selamat kepada pak jokowi. Salam salut buat bapak. Semua orang di Indonesia pasti saat ini ingin menjadikan jokowi sebagai walikota/gubernur di kota/provinsi mereka. Maka bersyukurlah dki jakarta. Kalian mendapat kehormatan dipimpin orang sehebat jokowi. Selamat menikmati

-bcl-