Di tulisan sebelum – sebelumnya saya banyak menulis tentang pentingnya “tahu apa yang kita mau”. Nah tapi tentu saja ga semudah itu ya tahu apa yang kita mau. Ga sebatas apa yang saya bilang “curhat sama diri sendiri” langsung tiba – tiba tahu apa yang kita mau.

Karena bisa saja kalau hanya curhat kepada diri sendiri belum banyak pilihan yang kita tahu. Oleh karena itu mau gamau kita perlu memperluas pilihan yang ada. Kita perlu memperluas wawasan kita terhadap hal – hal apa saja yang bisa kita pilih. Cara memperluas wawasan tentu saja dengan belajar. Dan kalau menurut saya pribadi ya, belajar itu bisa dilakukan dengan 3 hal : membaca buku, diskusi bertukar pikiran, dengan orang lain, atau ikut training.

Cara memperluas wawasan tentu saja dengan belajar. Dan kalau menurut saya pribadi ya, belajar itu bisa dilakukan dengan 3 hal : membaca buku, diskusi bertukar pikiran, dengan orang lain, atau ikut training.

Sekali lagi saya ingin berbagi tentang sangat menguntungkannya membaca buku. Membaca buku itu enak loh. Kita itu semacam membaca rangkuman dari semua bahan yang sudah dibaca oleh penulis. Ya logika aja lah ya, penulis kalau mau nulis buku pasti dia baca banyak literatur dulu. Dia pasti gamau kalau nanti bukunya itu menyesatkan. Atau simple aja lah, penulis mana sih yang pengen bukunya dibilang jelek. Makanya penulis akan sangat berhati – hati dalam penulis, dia akan menambah ilmu – ilmu yang dia punya dan akan dia “rangkum” menjadi bukunya. Pembacanya enak dong tinggal baca 1 buku karya dia aja hehehe. Ya risikonya tentu saja isi buku itu adalah subjektifitas penulis. iya dooong. Kalau kita mau sesuai pikiran kita ya bikin buku sendiri dooong hehehe.

(gambar diambil dari : http://riniintama.files.wordpress.com/2011/10/satu-juta-buku.jpg )

Tapi ga sedikit loh orang – orang yang saya ajak untuk membiasakan membaca buku udah menganggap remeh duluan. Ada yang berpikir baca buku itu buang – buang waktu lah, ga ada gunanya lah, tapi yang paling sering respond nya sih begini : “Buku apa dulu? bagus ga? Kalau ga bagus males gue”.

Nah menarik, apa sih buku yang bagus itu? Kalau saya boleh bilang, buku yang bagus adalah buku yang menjawab apa permasalahan kita (kayanya saya udah pernah nulis ini ga sih? lanjut aja deh ya). Kita lagi pengen tahu gimana caranya design blog yang bagus. Tentu saja buku yang bagus saat itu adalah buku tentang bagaimana membuat blog yang bagus.

Jadi kalau ada yang nanya “buku apa yang bagus?” ya saya sih bakal jawab “lo lagi pengen tahu tentang apa?” atau “masalah lo apa?”. Nah kalau dijawab “gue lagi ga ada yang pengen diketahui”, itu baru beneran bermasalah :p . Ga ada semangat belajar dalam diri. Apakah itu beneran masalah? Iyalah. Ketika yang lain meningkatkan kualitas diri, kita hanya diam di tempat. Siap – siap aja ditinggalin😀.

Belom lagi suatu saat kan kita bakal jadi orang tua, nah wawasan kudu luas loh, jadi kalau anak nanya sesuatu kita bisa jawab dengan baik. Bukan berarti dari sekarang harus baca buku tentang parenting. Tapi setidaknya dari sekarang dibiasakan membaca buku. Jadi pas saatnya kita baca buku parenting, kita ga akan males untuk membaca buku. (ini kejauhan sih alasannya, tapi bener kan? hehe).

Nah menarik, apa sih buku yang bagus itu? Kalau saya boleh bilang, buku yang bagus adalah buku yang menjawab apa permasalahan kita

Banyak juga yang males membaca karena menurutnya membaca itu membosankan. Ya itu balik lagi sih ke apa buku yang dia baca. Kalau yang kita baca bukanlah buku yang memang kita butuhkan ya bakal membosankan sih bacanya. Tapi kalau kita membaca buku yang memang kita butuh isinya, Insya Allah kita ga akan bosan membacanya.

Oh iya, bukan berarti harus buku yang non-fiksi dan sifatnya mengembangkan diri ya. “Sesuatu yang kita butuhkan” itu bisa aja loh berupa hiburan. Misalnya kita lagi pengen ketawa, ya berarti buku saat itu yang bagus adalah buku komedi. Jadi ga selamanya harus buku yang serius terus kok hehe.

Bagaimana udah percaya sama saya kalau membaca itu bagus? Percaya ga sama saya? mmmm ya jangan sih percaya sama saya, percaya mah sama Tuhan aja :p

Mmmmmmmm ini baru tentang membaca. Untuk diskusi dan training di tulisan berikutnya aja yak. nanti kalau kepanjangan pada males baca tulisan ini lagi hehe.

Oh iya, Untuk pengetahuan juga, berikut ada video (masih dari TEDx juga) tentang bagaimana agar bisa membaca cepat.

How to read 52 books in a year