Archive for September, 2013

Dampak Mengerikan Dibalik Pornografi (copas)


Copas dari situs : http://abangdani.wordpress.com/2013/09/12/dampak-mengerikan-dibalik-pornografi/comment-page-1/#comment-5375

Silahkan dibaca, bukan untuk menggurui. Justru sebagai pengingat diri untuk selalu berbenah.

—————————————————————————————————————————————————————

Pada hari Jumat 1 Oktober 2010 saya mengikuti seminar sehari yand diadakan oleh Yayasan Kita & Buah Hati yang ”dikomandani ” Ibu Elly Risman ,Psi . Pembicaranya adalah : Ibu Elly Risman,Psi dan Dr. Randall F. Hyde,Ph.D

Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana. Sedangkan Ibu Elly Risman,Psi adalah pakarnya parenting di Indonesai ini.

Pembukaan:

Dia (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) berkata :

”percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kami sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran . Negara kami dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kami bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – obat dengan penelitian ilmuwan kami.  Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya. “

Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam.

Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara. Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya !

”Maka dari itu saya (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) datang kesini, karena saya ingin ikut dalam upaya pembersihan pornografi di negara kita ini. Karena negara kamipun pernah dilanda bencana ini. Dan itu sangat mengganggu. Dan syukurnya kami sudah melewati itu sekarang. “

Dia juga berkata : ” I love your country, I love your people ” ( Saya sempat terharu mendengarnya )

2 detik kemudian saya tertawa, karena berikutnya dia mengatakan : ” I love your cendol too “ Gurakrak hahaha !

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja.

(Tenang bagi yang agak alergi dengan istilah kimia…. meskipun nanti ada istilah kimia, akan dijelaskan secara santai kok ^_^)

Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

Inilah “daging” dari artikel ini !

* DOPAMINE *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan…

Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,….. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah !

Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia !

Seperti itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.

Eits… tunggu dulu…,

Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.

Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ???

Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ??? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.

NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !

Ilustrasi :

  1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )
  2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….,
  3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “
  4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.

Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…, Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.

Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ??? Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk ! Bener banget !

Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual. Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.

Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.

Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.

Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !

* NEUROPINIPHRIN *

Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan. Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik. Instingnya ke bisniiiiis mulu !

Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi. Otaknya selalu berputar – putar dengan yang namanya pornografi. Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain.

Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi” . Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia…, ( sambil ngiler diem diem bego gitu )

Lagi berdiri disamping perempuan. langsung otaknya ngeres dah ! padahal perempuannya biasa aja. gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak ! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu.

Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak !

Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. inilah yang diamaksudkan. Sering terbayang selalu.

Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks.

Kerjaannya siapa ? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

* SEROTONIN *

Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok. Kenapa begitu ??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang… tentram…, damai,….. piss,…. ( itulah betapa shittnya rokok ! )

 Itulah efek kerja dari hormon serotonin. Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar.

Fly…… lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke…. piss man….. Efeknya ????!!!!

Setiap orang itu kesel… orang itu frustasi… orang itu sedih… orang itu kesepian… orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya…. dia akan lari ke pornografi ! Karena itu yang membuatnya tentram.

Sedih ya ??? yaiyalah…

Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep ! Kalo pelariannya ke bermiditasi..keren !

Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping ? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching pretty ukrainian girl ??? yalkkk!

* OKSITOSIN*

Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak – anaknya ada ikatan batin ? Karena hormon oksitosinlah jawabannya.

Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya. Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu ! Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara – gara anak yang dilahirkannya tersebut ! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut ! Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin.

Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi. Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ? Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut. Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari. Jyaaaalllk cuih ! terikat batin dengan pornografi !

Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi ???


Itulah penjabaran saya tentang bahaya pornografi yang saya dapat dari Dr. Randall F. Hyde.
Semoga jelas…. semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. yaiyalah ! yang diserang otak !

Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ” kok kayaknya gw banget “, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend!

Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik.

Tahu – tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.

Advertisements

Puisi Tanah Surga katanya


Film favorit kedua saya setelah nagabonar jadi 2. Masih tentang nasionalisme. SIlahkan menikmati untuk sekadar mengingatkan

Ibu


Image

 

Image

 

Jika dua photo di atas diunggah di facebook, twitter, atau media sosial yang lain, mungkin akan banyak orang yang men-share kembali untuk menunjukkan bagaimana sayangnya kita kepada sosok seorang ibu.

Namun berapa orang yang tertawa, menyindir, dan menghina sosok di dalam video ini :

Image

 

 

link video : http://www.youtube.com/watch?v=o4kkhZ0tcRg

Saya tidak akan membahas mengenai isi dari wawancaranya. Jika dilihat dari video tersebut, Saya pun melihat ada kebohongan dan informasi yang ditutupi oleh wanita tersebut. Namun, justru disitulah saya merasakan kasih sayang ibu tersebut kepada anaknya. Ketika anaknya menjadi sorotan hinaan di Indonesia, Ibu ini mencoba untuk stand-up anaknya. Bagaimana dalam keadaan panik dan malu, beliau masih mau untuk datang ke sebuah acara talkshow yang temanya adalah membahas aib dari anaknya. Tentu saja jawaban dari beliau adalah jawaban yang seolah – olah menutupi dan (maaf) tampak bodoh. Maklum saja, beliau bukan artis yang sudah terbiasa ada di depan kamera dan tahan terhadap segala tudingan.

Saya menonton video di atas melalui situs youtube karena saya penasaran melihat informasi dari rekan – rekan saya mengenai wawancara Ibunya Vicky di acara Hitam Putih. Dan disitu saya melihat seorang wanita, seorang Ibu yang berusaha membela anaknya sedang dipermalukan di depan kamera, di depan mungkin berjuta rakyat Indonesia. 

Satu pesan dari kasus Vicky, hati – hatilah dalam bertindak dan bersikap, karena siapa tahu di masa depan Ibu Kita lah yang akan ada di posisi Ibunya Vicky saat ini.

-bcl-

Melepas ketergantungan (I)


Sekarang lagi ramai masalah impor komoditas – komoditas pertanian. Kalau menurut status facebook rekan saya yang dapat dipercaya, berikut adalah komoditas yang diimpor tersebut :

kedelai impor..
minyak impor..
beras impor..
garam impor..
bawang impor..
daging sapi impor..
cabai impor..

itu baru komoditas – komoditas yang di”ramai”kan oleh media sih. Pasti masih banyak lagi sebenarnya komoditas yang diimpor oleh negara kita ini.

Miris? iya lah. dari semenjak sekolah dasar kita sudah dijejali stigma “Indonesia adalah negara agraris”. Lah tapi kok impor produk – produk pertanian?

Untuk masalah ini, saya teringat dengan ilmu yang diberikan oleh salah satu dosen favorit saya, Bapak Mubiar Purwasasmita. Untuk informasi awal, salah satu tugas akhir di jurusan saya ada yang dinamakan Rancang Pabrik. Disini kita benar – benar merancang pabrik. Mulai dari produk apa yang akan dibuat, bahan bakunya apa, supply nya dari mana, peralatannya apa, berapa suhu dan tekanan operasi dari masing – masing alat, pasarnya kira – kira kemana dan seberapa besar, dan lain – lain. Pokoknya benar – benar merancang pabrik. Dibuat menjadi suatu laporan yang nanti dipresentasikan + dibuat hardcopy-nya seperti skripsi.

Beliau memberikan saya dan kelompok saya sebuah ilmu yang bisa digunakan tidak hanya untuk membuat pabrik, namun untuk semua aspek kehidupan

“Bapak yakin, masalah peralatan, kondisi operasi, dan sebagainya kalian pasti sudah bisa. Sudah banyak buku referensi yang bisa kalian baca untuk menghasilkan sebuah pabrik. Namun, saya akan menekankan pada bagian penyediaan bahan baku”

Disitu tentu bertanya – tanya lah kita. Bukankah biasanya yang dibahas adalah mengenai design peralatan dan prosesnya. Kenapa ini justru yang dibahas adalah ketersediaan bahan baku. Lalu beliau melanjutkan.

“Secanggih apapun pabrik kalian, kalau ga ada bahan bakunya mau apa? Oleh karena itu, kita harus memastikan bahan baku selalu tersedia. Dengan apa? dengan membuat sendiri bahan baku kita. Jangan sampai tergantung dengan orang lain. Kalau orang lain stop produksi bahan baku kamu, terus kamu mau apa?”

Hal yang (setidaknya oleh saya) tidak terpikirkan sebelumnya. Bahan baku pabrik rancangan kelompok saya waktu itu adalah getah karet. Oleh karena itu, beliau meminta kita bukan hanya men-design pabrik pengolahan karetnya saja, tapi design juga kebun karetnya agar bisa men-supply pabrik kita sepanjang tahun. Design mulai dari jarak tanam, luas lahan yang dibutuhkan, dan waktu tanam agar pemanenannya bisa dilakukan secara kontinyu, bukan serentak di suatu waktu namun tidak ada stock pada waktu berikutnya.

Men-design kebun karet tentu butuh lahan berhektar – hektar untuk pabrik yang saya buat. Pada saat itu hingga saat ini tentu saja terkesan mustahil saya memiliki lahan karet berhektar – hektar. Namun saya tetap menangkap maksud dari dosen saya tersebut.

Usahakan sebisa mungkin jangan pernah tergantung terhadap orang lain. Siapkan bahan baku secara mandiri.

Kembali ke topik Negara Indonesia yang agraris namun impor bahan pertanian dengan skala besar.

Jadi salah siapa? Ya kalau ada kesalahan, pasti yang salah adalah pemimpin. Bisa presiden, bisa juga menteri pertanian sebagai pemilik kebijakan pertanian. Sudah diberikan negara seluas ini tapi tidak bisa memanfaatkannya. Mungkin memang tidak kompeten di bidangnya.

Tapi sudahlah, mudah – mudahan Allah akan segera memberikan menteri pertanian yang memang memiliki pemahaman dan kemampuan yang bisa memanfaatkan wilayah Indonesia ini untuk kemakmuran rakyatnya.

Sebenarnya kenapa sih Indonesia impor barang – barang tersebut?

Tentu jawabannya karena produktivitas pertanian yang kurang dibandingkan dengan tingkat konsumsi.

alur pemikiran linear saya adalah seperti ini :

  • produksi kurang karena lahan kurang
  • lahan kurang karena lahan yang ada tidak digunakan untuk pertanian

hal di atas menjadi logis ketika profesi petani bukanlah profesi favorit di negara ini.

menjadi logis pula ketika investasi properti adalah investasi menjanjikan di negeri ini.

lahan yang ada disulap menjadi perumahan yang nilainya akan naik dua digit per tahun. Lumayan, investasi di awal. Ga ngapa – ngapain. tapi dapet duit.

Bukan berarti perumahan itu hal yang negatif. Kita juga pasti butuh rumah untuk tempat tinggal. Yang saya sayangkan adalah, ada orang yang sudah memiliki rumah, tetap membeli rumah, bukan untuk ditinggali, tapi hanya sebagai investasi.

Itu menguntungkan sih, namun akan lebih baik jika uang tersebut kita investasikan ke lahan pertanian, lahan tersebut ditanami tanaman pangan. Kalau tidak bisa mengolahnya, biarlah kita sewa petani penggarap untuk mengolah lahan tersebut. Pembayarannya bisa bagi hasil pada saat panen.

Jika investasi di rumah tapi tidak ditinggali. Kita memang akan kaya. Uang kita akan bertambah tapi yaudah, kita doang yang menikmati

Jika di-investasikan di lahan pertanian. Kita dapat untung, tapi masyarakat juga bisa kenyang dengan mengkonsumsi hasil dari lahan kita.

Pemikiran di atas memang tidak akan berdampak masif terhadap ketergantungan impor barang – barang pertanian negara kita. Namun, diharapkan mindset kita bisa sedikit berubah. Agar kelak, nanti yang menjadi menteri pertanian atau bahkan presiden memiliki semangat untuk mengembangkan dunia pertanian Indonesia.

Karena negara kita adalah negara agraris. maka ke-agrarian-nya lah yang perlu difokuskan. pertaniannya lah yang harus dikembangkan.

Seperti kata Cak Nun :

Kalau mau merajut kembali nusantara, harus diperjelas dulu melalui penelitian yang objektif, diskusi para expert, maupun diskusi publik untuk merumuskan apakah Bangsa Indonesia ini bangsa yang besar atau bangsa yang kerdil, karena kebangkitan bangsa besar berbeda dengan bangsa kerdil. Apakah bangsa ayam atau bangsa burung, jangan sampai sudah jelas ayam kok mau terbang – terbang
Bukan masalah kerdil atau besarnya, masalah ayam atau burungnya. Yang penting kita tahu dimana kekuatan kita. Jika kita memang ayam, ga usah kita belajar dan mengembangkan sayap kita agar bisa terbang. Jika kita bangsa Agraris, ya pertanianlah yang harus dikembangkan. Bukan yang lain. Agar apa? Agar kita tidak memiliki ketergantungan kepada pihak lain, untuk hal – hal yang seharusnya bisa kita penuhi sendiri.

-bcl-

%d bloggers like this: