Hallo kawan – kawan. Sudah lama blog ini terbengkalai. akumulai antara rendahnya niat menulis + beberapa kegiatan yang membutuhkan waktu ekstra membuat blog ini seolah terlupakan. Mudah – mudahan tulisan ini menjadi pemicu agar ke depannya tidak terlupakan lagi. Amiin.

Refleksi sejenak mengenai kehidupan saya beberapa tahun ke belakang. Hidup seolah – olah berjalan dengan cepat. Beberapa peristiwa penting terjadi setiap tahunnya.

2011 : Saya resmi memperpanjang nama saya dengan gelar sarjana teknik. Di akhir tahun ini pula saya memulai status sebagai karyawan

2012 : Masih berstatus karyawan dan masih berstatus lajang. Namun di tahun ini saya mulai berkenalan dengan sesuatu bernama entrepreneur. Dimulai dengan Entrepreneur camp yang benar – benar membuka mata saya tentang dunia entrepreneur.

2013 : Walau tahun ini belum selesai, namun di tahun inilah segala sesuatu berjalan begitu cepat. Bulan Juni 2013, saya melepas masa lajang saya dengan menikahi wanita pemilik senyum terindah. DI usia yang relatif muda (24 tahun), dengan tekad menjauhi hal yang dilarang, kami sepakat untuk berjuang bersama.

Belum selesai sampai disitu, Agustus 2013 saya pun melepas status karyawan. Beralih profesi menjadi seorang pengusaha pemula. Tentu saja dengan restu istri tercinta, lahirlah produk Jahe Merah Instant dengan brand JAWARA. singkatan dari Jahe Warisan Nusantara.

JAWARA adalah pilihanku saat ini untuk mencari nafkah. Ternyata tantangannya berbeda antara karyawan dan pengusaha. Saat tidak akan membandingkan keduanya, Tidak akan pula menyatakan mana yang lebih baik. Karena keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing – masing.

Ide JAWARA sebenarnya sudah muncul dari beberapa bulan sebelumnya. Pengetahuan bagaimana membuat serbuk dari bahan cair, ditambah dengan manfaat yang disediakan oleh Sang Pencipta dalam bentuk rimpang jahe sudah cukup bagi saya untuk memulai sebuah usaha. Jahe merah instant siap seduh. Insha Allah niat saya baik, yaitu untuk mencari nafkah bagi keluarga sekaligus memberi manfaat pada masyarakat yang menjadi konsumen JAWARA.

Sejenak saya mengingat kembali, apa cita – cita hidup saya. dan teringat ucapan dari dosen favorit, Drs. Tatang H. Soerawidjaja :

Pernah liat produk minuman rasa pisang ambon? Ya itu lah, negara kita itu tidak PD dengan sumber daya alamnya sendiri

Sejak itu, saya tanamkan cita – cita : Suatu saat, saya akan membuat sebuah produk makanan/minuman yang memanfaatkan sumber daya alam Indonesia. 

Banyak yang setuju dengan kata – kata : Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. tapi hanya terhenti sampai situ. Saya akan lanjutkan dengan : Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Masa sih saya tidak bisa mengolah setidaknya 1 jenis saja sumber daya alam itu untuk menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Cita – cita di semester 2 Universitas itu terus terpendam. DIam – diam law of attraction bekerja. Cita – cita itu menarik hal – hal yang saya butuhkan untuk datang kepada saya. Dimulai dari entrepreneur camp, sebuah training yang menguras tabungan saya saat itu, namun benar – benar menjadi gerbang bagi cita – cita saya. Dari komunitas ini pulalah informasi mengenai sumber jahe itu didapat. 

Dilanjutkan dengan posisi dan tempat kerja saya yang membuat saya dapat berkenalan dengan “mentor – mentor” pembuat jahe. Semua terjadi begitu saja, saya sampai terkaget – kaget menemukan mentor tersebut melalui cara yang tidak disengaja. Akan saya ceritakan di tulisan berikutnya mengenai pertemuan tidak sengaja ini.

Nama JAWARA pun sebenarnya bukan lahir dari pikiran saya, namun dari rekan yang secara luar biasa dipertemukan oleh Allah SWT.

Dan tentu saja. dukungan orang tua dan istri yang selalu saya dapatkan. Tidak banyak orang tua dan istri yang dengan mantap mengatakan “silahkan” ketika anak dan suaminya ingin memulai bisnis di usia muda. Tanpa tabungan yang besar, dan tanpa kejelasan prospek bisnis yang benar – benar jelas.

Sampailah saya disini. Di usia 24 tahun, memiliki amanah 1 istri luar biasa dari Allah SWT. Sedang berjuang membesarkan usaha jahe merah instant dengan brand JAWARA.

Jika hidup adalah pilihan. Maka inilah pilihanku. benar atau salah aku tidak tahu. Yang aku yakin, selama niatku positif maka Allah akan selalu bersamaku. Insha Allah.

Silahkan kunjungi pula blog saya tentang JAWARA di : http://jaheserbuk.blogspot.com . Masih belum banyak tulisan, namun mudah – mudahan ke depannya akan banyak informasi yang diberikan dari situs itu.

-bcl-