Jadi saya sama istri saya pernah nonton pertunjukan seni dari mbah Sudjiwo Tejo di Taman Ismail Marzuki. Nah setelah selesai pertunjukan, saya mampir ke salah satu stand yang ada di luar ruangan pentas tersebut. Ternyata stand itu menjual rekaman – rekaman (legal) pertunjukan – pertunjukan yang sebelumnya pernah dipentaskan juga di Taman Ismail Marzuki. Iseng saya membeli 1 DVD. Judulnya “Kabayan Jadi Presiden”.

Jadi cerita dari “Kabayan Jadi Presiden” itu seru loh. Seperti kita ketahui yang namanya Kabayan itu kan tokoh yang sederhana, lucu, dan merakyat. Sebelum pentas dimulai, Mas Butet Kertaredjasa yang merupakan tim kreatif bersama Mas Djaduk Ferianto dan Mas Agus Noor bercerita kalau tokoh Kabayan itu tidak hanya milik orang sunda. Di Madura ada juga tokoh kabayan dengan nama Cak Sakera, di daerah lain juga ada dengan nama yang berbeda – beda.

Nah dalam “Kabayan Jadi Presiden” ini dikisahkan tetap Kabayan dengan kesederhanaannya, kelucuannya, keluguaanya, dan kejujurannya gelisah dengan kondisi Indonesia. Kabayan mulai sering berbicara tentang kegelisahannya kepada Nyi Iteung istrinya sampai – sampai Nyi Iteung merasa kesal dengan kabayan dan menyarankan untuk tidak perlu lah ikut politik. Lebih baik menikmati keindahan dan kenyamanan desanya yang Nyi Iteung sebut sebagai “Sepotong Surga yang masih bisa kita jaga”.

Namun kabayan tetap tidak bergeming, dia tetap terus saja membahas politik. Dikisahkan juga di pentas ini karena sifatnya yang merakyat, kabayan disenangi oleh rakyat Indonesia.  Terbukti pada bursa calon presiden yang saat itu akan dilakukan nama kabayan ternyata menjulang berada di posisi teratas. Hal tersebut membuat gelisah PARTAI CAKCAK BODAS. Sebuah partai yang memiliki keinginan yang besar dan tidak tertahankan untuk bisa berkuasa di negeri itu. Oh Iya, Jabatan tertinggi dari partai cakcak bodas adalah Pembina partai yang diperankan oleh Meriam Bellina. Jadi pemimpin tertinggi di partai cakcak bodas adalah seorang wanita. Ini mah info aja.

Setelah berdiskusi panjang lebar pada rapat partai yang  dihadiri oleh Pembina Partai, Ketua Partai, Seksjen partai, dan para anggota partai lainnya memutuskan sebuah strategi jitu “Kita ajukan saja si kabayan sebagai presiden. Tapi nanti yang atur pemerintahan adalah kita. Kita pengaruhi kabayan agar mengikuti saja apa yang kita perintah. Yaaa semacam presiden boneka lah dia”. Strategi disetujui. Disepakati pula bahwa yang bertugas melobi kabayan adalah seksjen partai yang diperankan oleh Joe Project Pop.

Sang Seksjen partai lalu bertandang ke rumah kabayan. Dia lobi sini dan lobi sana si kabayan. Dia janjikan bahwa dengan mengajukan diri sebagai presiden melalui partainya maka tidak akan ada yang bisa menghalangi kemenangan dia.

Kabayan awalnya bingung. Menurut istrinya Nyi Iteung lebih baik dia tolak. Dia bahkan sempat meminta petunjuk kepada kabayan – kabayan sebelumnya. Kabayan yang diperankan oleh Kang Tisna Sanjaya meminta petunjuk kepada Kabayan Didi Petet dan Kabayan Oni SOS. Setelah berpikir panjang. Akhirnya dia setuju.

Sesuai dugaan…Kabayan menang secara mutlak. Jadi lah dia jadi presiden…

Eh tapi ga sampe situ ceritanya..Setelah dia jadi presiden mulai lah partai cakcak bodas mempengaruhi kabayan sang presiden. Namun berbeda dengan presiden boneka yang lain (itu juga kalo ada), Kabayan tidak terpengaruh dengan partai cakcak bodas. Dia hanya tunduk kepada konstitusi dan kehendak rakyat. Setiap ada program yang diajukan dengan tujuan yang tidak jelas dan tidak logis akan dia tolak. Entah itu berasal dari partai pengusungnya ataupun partai lain akan dia tolak. Yang dia pentingkan adalah kebutuhan rakyat.

Partai Cakcak bodas yang kesal karena dia dikhianati oleh bonekanya sendiri menjadi murka dan melakukan IMPEACHMENT. Kabayan dijatuhkan dari jabatan presiden oleh partainya sendiri. Kabayan dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden sebelum dia menyelesaikan masa baktinya selama 5 tahun. Eh ga dijelaskan sih klo di negeri kabayan sana berapa lama jadi presiden. Ya anggaplah sama dengan Negara Indonesia.

Ya gitu deh pokoknya cerita dari Kabayan Jadi Presiden….

-bcl-