Layaknya Doraemon dan Dragon Ball, Lega Calcio (liga italia – red) juga adalah salah satu acara tv yang menemani saya ketika kecil. Jika Doraemon dan rekan – rekan kartun lainnya menemani di minggu pagi, maka giliran Lega Calcio lah yang menemani saya di minggu malam.

Alessandro Del Piero, Gabriel Batistuta, George Weah, Christian Vieri, Giuseppe Signori adalah beberapa nama yang dulu familiar dengan kehidupan masa kecil saya bergantian dengan nobita dan son goku menemani hari minggu saya. Membuat Hari Minggu menjadi hari yang ditunggu – tunggu.

Namun, pamor Lega Calcio jauh menurun saat ini. Dari Liga paling populer sedunia perlahan Рlahan posisinya disalip oleh Liga Inggris lalu Liga Spanyol dan bahkan tidak mungkin akan tersalip juga oleh Liga Jerman dan Liga Prancis. Penurunan pamor Lega Calcio salah satunya diakibatkan oleh gaya bermainnya yang cenderung lambat, sangat tidak atraktif jika dibandingkan dengan gaya bermain ala kick and rush nya Liga Inggris. Ditambah dengan kondisi ekonomi tim Рtim Italia yang jauh tertinggal dibandingkan dengan Liga Inggris dan Spanyol, sehingga wajar jika para pemain top eropa lebih memilih bermain di Inggris dan Spanyol.

Hal tersebut diperparah dengan prestasi tim – tim Italia untuk bersaing di level Eropa. Di pentas Liga Champion tim Italia terakhir yang menjadi juara adalah Inter Milan di Tahun di tahun 2010. Untuk Liga Eropa (satu tingkat di bawah Liga Champions) bahkan lebih lama lagi, terakhir tim Italia yang juara adalah Parma di tahun 1999.

Kondisi tersebut tetap berlangsung hingga musim ini. Di LIga Champions, Italia hanya menyisakan 1 tim yaitu Juventus (dari semula 3 tim). 2 tim lainnya yaitu AS Roma tersingkir di fase grup, sedangkan Napoli malah tersingkir lebih dulu di babak kualifikasi.

Hal menggembirakan ketika melihat tim tim Italia “berkuasa” di Liga eropa. Bayangkan, dari 16 tim yang berada di babak perdelapan final, Italia mengirimkan 5 wakilnya. Mudah – mudahan saja mereka terus dapat bersaing dengan tim dari negara lain sehingga dapat memunculkan juara dari tanah Italia. Sehingga dapat menaikkan kembali pamor sepakbola Italia.

-bcl-