Posts tagged ‘Football Manager’

Pengaruh Football Manager…


Salah satu game paling populer yang ada saat ini adalah Football Manager. Sebuah game yang memberi kesempatan kepada siapapun untuk menjadi manager sebuah tim sepakbola.

Saking hebatnya pengaruh game ini, dalam beberapa kesempatan game ini benar – benar merubah hidup seseorang. Seberaa besar pengaruhnya? Satu contoh dari Chris Darwen…

Chris Darwen tinggal di Inggris. Sering mengeluh saat hidup di London, sang pacar akhirnya ngajak pindah ke Spanyol. Jawaban Chris “Oke. Kamu yang pilih kotanya”. Dua kota terpilih. Dan bagaimana Chris menentukan pilihannya  dari dua opsi tersebut?

“Saya akan mainkan dua tim tersebut di Football Manager. Tim manapun yang saya bawa promosi ke divisi di atasnya, maka kita tinggal disana”

It happens. sebuah tim, yang saya juga baru tau namanya dari cerita ini, CD Torrevieja dibawa sama si Chris ini promosi ke dari Tercera division (liga level 4 di Spanyol) ke La Liga (Liga utama di Spanyol) dalam waktu 5 tahun. Di game Football Manager tentu saja. Janji sudah terucap dan harus ditepati, pindahlah mereka ke Torrevieja. Tanpa sanak saudara. Dan bukan setelah Lebaran.

Sampe sana, Mereka nonton pertandingan si CD Torrevieja ini sambil beli match programme nya. ya semacam buku kecil yang berisi informasi tentang pertandingan saat itu. Bukan cuma tentang pertandingan aja, tetapi ternyata disitu juga ada alamat email vice-president CD Torrevieja yang kebetulan Orang Inggris juga namanya Jeff.

Akhirnya dia email Jeff dan bilang kalau dia mau terlibat di dalam club. Apapun, mau jadi pelatih, jualan match programme, atau bahkan jadi cleaning service juga dia mau asal terlibat di dalam tim. Dan tidak lupa, dia juga cerita kisah suksesnya membawa CD Torrevieja masuk La Liga….di game football manager.

Jeff terkesan. Dia minta Chris untuk mempromosikan CD Torrevieja biar jadi banyak yang nonton. Dia juga diminta untuk cari sponsor atau cari dana bagaimanapun caranya. Sampai saat ini, Chris masih menjadi commercial director dari tim CD Torrevieja ini. Jauh lebih baik daripada dia masih di London yang mungkin hanya akan mengisi waktunya dengan keluhan.

Btw, saya dapat info hebat ini dari sebuah video yang ada di National Football Museum. Buat yang mau liat videonya bisa datang kesana. Inget waktu yang disarankan sesuai tulisan saya sebelumnya, rabu jam 1-4 siang :p

Atau, bisa juga liat videonya di link ini:

Chris Darwen – CD Torrevieja

 

Inspirasi Football Manager


Saya termasuk orang yang tidak terlalu gandrung bermain game. Zaman sering main game itu kalau ga salah inget dari jaman SD sama SMP aja sih. Itu pun bukan game online, tapi main game di playstation aja. Dulu pas jaman teman – teman lagi keranjingan sama Counter Strike, saya ga pernah ikut – ikut. Beneran deh, ga pernah dulu sekalipun masuk ke warnet buat main online games. Ya kalau ada yang bilang “wah masa muda lo ada yang kurang tuh” gapapa deh. Abis udah lewat juga masa – masa SMP dulu. Masa mau nyesel, buat apa juga hehehe.

Tapi saya ga menganggap rendah orang – orang yang main game kok, ga sama sekali. Namanya tiap orang kan pasti punya hobby yang berbeda – beda, Betul tidak?

Walau saya ga begitu suka bermain game, bukan berarti saya tidak main game. Karena saya suka sepakbola paling suka dulu itu main Winning Eleven (WE) di rental atau di rumah teman. Ga sering sih, jarang banget malah. Itu juga harus ada temen. Kalau sendirian mah bosen.

Selain WE, sampai saat ini hanya ada 1 game yang saya suka, yaitu Football Manager (FM). Sebuah game dimana saya bertindak sebagai manager sebuah tim sepakbola. Tim sepakbolanya juga tim asli kaya Juventus, Manchester United, Real Madrid, bahkan sampai Persib Bandung pun ada. pemain – pemainnya juga asli.

Namanya manager tim, saya bisa melakukan transfer pemain. Beli pemain dari luar atau jual pemain keluar. Pokoknya terserah saya. Paling suka itu saya pake tim liga eropa yang kelasnya menengah, jago banget engga, tapi jelek banget juga engga. Terus pemain pertama yang ditransfer pasti Boaz Solossa. Pada tau kan Boaz Solossa? Pemain terbaik Indonesia yang pernah ada kalau menurut saya mah.

Pokoknya di game itu kita bisa berkuasa terhadap satu (atau lebih) tim. Mau itu Lionel Messi juga gabisa ngelawan saya. Kalau ngelawan tinggal saya “quit game” aja. Dia pasti langsung ilang hehehe.

Tapi namanya saya ya, suka menyusahkan diri sendiri. Hal yang ga penting juga biasanya saya pikirin. Kadang saya berpikir kenapa saya suka FM? mungkin lebih tepatnya kenapa banyak orang suka FM?

Kalau saya pribadi salah satu alasannya adalah karena main FM itu bisa ditinggal – tinggal. Pas lagi pertandingan kan kita ga ngapa – ngapain. Jadi cuma ngatur formasi aja. Nah sambil nonton pertandingan bisa deh kita sambil smsan, baca buku, nonton tivi, atau apapun. Bahkan dulu ga jarang loh saya main FM sambil ujian. Hasilnya? FM menang, ujian juga nilainya ga jelek – jelek amat. Tapi abis ujian ilmu yang dipelajari pas malemnya langsung ilang. hahahaha. namanya Sistem Kebut Semalam ya.

Tapi saya ga puas sama jawaban itu. Pasti ada sesuatu yang lain yang menyebabkan FM ini menarik untuk dimainkan. Sampai akhirnya saya dapat kesimpulan kenapa FM itu menarik?

Football Manager itu menarik karena KEMUNGKINAN KALAHNYA besar

Loh, kenapa? Iya menurut saya karena itu, kemungkinan kalah dalam main FM itu lebih besar ketimbang game sepakbola lainnya. Jangan salah loh, walau kita pake Real Madrid, tapi kalo ketemu sama Rayo Vallecano (sebuah tim yang pasti ga banyak kenal deh) masih ada kemungkinan untuk kalah. Coba bandingkan dengan kalau kita main apa ya, main WE lagi deh misalnya. Kalau kita main sendiri. lama – lama jago. Akhirnya walau lawan memiliki level “hard” tapi karena kita udah jago jadi kemungkinan kalahnya sangat kecil. Itu juga alasan kenapa main WE itu lebih asik kalau tanding sama temen daripada sendiri. Selain karena lebih rame, tapi karena kemungkinan kita kalahnya lebih besar daripada main sendiri.

Setiap orang itu butuh tantangan. Sama kaya main FM. Ketika kemungkinan kita kalahnya besar, kita akan berasa seru. Berasa semangat untuk menang. Effort kita akan besar untuk itu. Tapi coba kalau kita sudah dipastikan akan menang. Praktis kita juga akan males. Usaha yang diberikan juga akan minimal.

Itulah kenapa banyak motivator menyarankan untuk “meninggalkan zona nyaman”. Biar hidup kita seru. Biar hidup kita tertantang. Biar makin berkembang juga diri kita.

Tapi harus dipertimbangkan juga. Kita juga pasti males dong ya kalau main game yang kita ga mungkin menang. Coba misal kita disuruh tarung tinju lawan Chris John. Pasti kita udah males duluan. Karena walaupun kemungkinan menang itu ada, tapi kecil banget. Hampir mustahil malah. Jadi walau hidup itu butuh tantangan, tapi tetep lah harus diliat faktor risiko dari tantangan tersebut. Jangan konyol juga.

Karena walaupun hidup itu bisa diasosiasikan dengan main FM, tapi ada 1 perbedaan besar antara hidup dan main FM :

MAIN FM KALAU KALAH MASIH BISA DIULANG. TAPI KALAU HIDUP UDAH SALAH LANGKAH KITA GABISA MELANGKAH BALIK KE BELAKANG DAN BERHARAP WAKTU DIULANG KEMBALI

-bcl-

%d bloggers like this: